Jokowi Negarawan Sejati yang Utamakan Persatuan

Dody Zuhdi
0

  


Jakarta - Kunjungan Rismon Sianipar ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo membuka babak baru dalam polemik yang selama ini ramai diperbincangkan terkait isu Ijazah. Setelah sebelumnya gencar menuduh Ijazah Jokowi palsu, Rismon Sianipar kini menyatakan bahwa Ijazah tersebut asli 100%.


Keterangan Foto : Ketua Umum Relawan Jokowi, Prof Dr. H. Paiman Raharjo, M.Si  bersama Jokowi.


Diketahui, pada Kamis, 12 Februari 2026, Rismon mendatangi rumah Jokowi di Solo dan secara langsung menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan dan tuduhan yang selama ini dilontarkannya. Dalam pertemuan itu, Rismon mengakui kekeliruannya dan menyatakan bahwa Ijazah Jokowi asli 100 persen.


Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari Ketua Umum Relawan Jokowi, Prof Dr. H. Paiman Raharjo, M.Si yang menilai sikap Jokowi yang menerima permintaan maaf tersebut sebagai bukti bahwa mantan wali kota Solo itu merupakan seorang negarawan sejati.


“Pak Jokowi adalah manusia mulia yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Meski sebelumnya direndahkan, dicaci, dihina, bahkan difitnah secara keji, beliau tetap memaafkan seolah tidak pernah terjadi apa-apa,” kata Paiman dalam keterangannya kepada Majalah CEO, Sabtu (14/3/2026).


Menurut Paiman, sikap tersebut merupakan sesuatu yang langka. Ia menyebut tidak banyak tokoh publik yang mampu bersikap lapang dada ketika menghadapi tuduhan dan serangan pribadi.


Paiman mengaku mengenal Jokowi sejak Desember 2005 dan memahami betul karakter mantan Presiden dua periode itu. Ia menilai Jokowi merupakan sosok yang sabar, rendah hati, dan pemaaf.


“Sejak menjadi wali kota, kemudian gubernur, hingga menjabat Presiden dua periode, Pak Jokowi sering dihina dan direndahkan martabatnya. Tetapi beliau selalu memilih memaafkan,” ujarnya.


Ia menambahkan, sebenarnya saat itu Jokowi memiliki banyak kesempatan untuk membawa kasus penghinaan dan fitnah tersebut ke jalur hukum. Namun, Jokowi memilih tidak melakukannya.


“Padahal sangat mudah bagi beliau untuk memenjarakan orang-orang yang menghina dan memfitnahnya. Tapi Pak Jokowi lebih memilih memaafkan. Ini menunjukkan beliau tipe pemimpin yang mencintai kedamaian dan tidak ingin membuat orang lain susah,” tutur Paiman.


Paiman mengaku sangat mengagumi sikap tersebut. Bahkan, ia mengaku banyak belajar tentang kesabaran dari Jokowi.


Menurutnya, langkah yang diambil Jokowi memang sempat membuat sebagian relawan merasa kecewa. Namun ia menilai perasaan tersebut sebagai sesuatu yang wajar.


“Relawan mungkin ada yang kecewa, itu manusiawi. Tapi kita harus belajar dari sikap Pak Jokowi yang sangat mulia dan pemaaf,” katanya.


Di akhir pernyataannya, Paiman berharap seluruh Relawan Jokowi dapat menerima dan mendukung keputusan tersebut dengan lapang dada.


“Kita semua harus mendukung keputusan beliau. Pak Jokowi lebih mencintai perdamaian, persatuan, dan kesatuan daripada permusuhan. Sosok seperti beliau sangat langka di dunia ini. Kita harus belajar menjadi pribadi yang sabar, pemaaf, dan menjunjung persatuan,” pungkasnya.(Red)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)